8 Cara Melamar Pekerjaan Lewat Email + Contoh Lengkap

Cara Melamar Pekerjaan Lewat Email

Dengan hadirnya teknologi komunikasi digital, kini melamar kerja bisa Anda lakukan dengan mudah. Tak perlu mencetak berkas lamaran lagi, cukup mengirimnya via email di HP atau laptop. Simak cara melamar pekerjaan lewat email yang baik berikut ini beserta contoh terlengkap.

Cara Melamar Pekerjaan Lewat Email + Contoh

Ada beberapa tips khusus dalam mengirim lamaran pekerjaan via email. Jangan sampai mengirim CV asal-asalan kalau ingin mendapatkan pekerjaan impian. Langsung saja, ikuti 8 tips berikut ini.

Baca juga: 3 Cara Mengirim Tugas Lewat Email Dengan Mudah

1. Siapkan Berkas Lamaran Kerja dengan Urutan yang Tepat

Langkah pertama sebelum mengirim lamaran kerja adalah menyiapkan dokumen lamaran kerja. Mulai dari surat lamaran kerja, curriculum vitae (CV), serta beberapa berkas pendukung lainnya sesuai ketentuan.

Jika mengirim lamaran kerja secara langsung, Anda perlu memisahkan antar berkas tersebut. Namun, jika mengirimnya via email, lebih baik menggabungkan semua berkas lamaran dalam 1 file. Sehingga memudahkan HRD ketika akan memeriksanya.

Pastikan dalam satu file tersebut memuat urut-urutan berkas secara tepat. Jangan sampai menggabungnya secara asal-asalan hingga membingungkan HRD. Berikut contoh urutan berkas yang baik:

  • Surat lamaran kerja
  • Daftar riwayat hidup/ CV
  • Portofolio (jika ada)
  • Sertifikat keahlian (jika ada)
  • Scan ijazah asli
  • Scan transkrip akademik
  • Scan KTP,  SIM, dll (jika diminta)

2. Simpan Berkas Lamaran Kerja dalam File PDF

Cara Melamar Pekerjaan Lewat Email

Jika Anda menyusun berkas lamaran kerja menggunakan Microsoft Word, maka jangan langsung mengirimnya dalam bentuk file dokumen. Konversi terlebih dahulu ke dalam file PDF. Sehingga lebih rapi dan formatnya tidak berubah-ubah meskipun diakses di komputer yang berbeda tipe.

Pastikan juga ukuran file PDF tersebut tidak terlalu besar agar tidak menyulitkan HRD ketika hendak mengunduhnya. Biasanya beberapa perusahaan mempunyai ketentuan khusus tentang maksimum ukuran file. Jadi, ikuti ketentuan tersebut.

Akan tetapi, jika tidak ada ketentuan itu, coba buat ukuran file surat lamaran via email di bawah 1 MB. Jika kebetulan berkas Anda melebihi 1 MB, maka kompres terlebih dahulu melalui aplikasi file compressor yang tersedia melimpah di internet.

3. Gunakan Nama Email Profesional

Cara melamar pekerjaan lewat email yang tak boleh Anda lewatkan selanjutnya yaitu menggunakan email profesional yang menunjukkan nama asli. Jangan sampai menggunakan alamat email yang kekanak-kanakan dan cenderung tidak profesional.

Hal ini memang tidak mencerminkan kualitas diri Anda sebenarnya. Namun, beberapa HRD akan lebih tertarik pada pengirim email yang menggunakan nama email profesional. Perhatikan contoh alamat email berikut:

  • alfiarisa@gmail.com (profesional)
  • alfiarisa12@gmail.com (profesional)
  •  alfi4risacute@gmail.com (kurang profesional)
  • alrisacewekbaik@gmail.com (kurang profesional)

Baca juga: 8 Cara Membuat Email Baru di HP dan PC Anti Ribet

4. Isi Alamat Penerima Email dengan Benar  

Cara Melamar Pekerjaan Lewat Email

Setelah memastikan alamat email Anda tampak profesional, sekarang Anda bisa langsung membuka aplikasi email dan mengirim berkas lamaran kerja. Pada kolom penerima, masukkan alamat penerima email secara tepat. Jangan sampai ada kesalahan sedikitpun, meskipun hanya salah satu huruf.

Pastikan juga Anda hanya mengirim berkas lamaran tersebut ke 1 penerima email, kecuali ada syarat khusus dari perusahaan. Yang pasti, jangan sampai menyebar lamaran kerja ke banyak email perusahaan sekaligus dalam sekali kirim.

Hal itu memang praktis. Namun Anda akan terlihat sangat tidak profesional dan tidak menghargai masing-masing perusahaan tersebut.

5. Buat Subjek Email yang Jelas dan Ringkas 

Tips yang kelima yaitu buatlah subjek atau judul email yang baik. Buatlah secara ringkas dan tidak terlalu panjang. Namun tetap bisa menunjukkan isi email tersebut. Jika perusahaan menentukan subjek email pada iklan lowongan kerjanya, maka ikuti ketentuan tersebut.

Tapi jika tidak ada aturan khusus mengenai subjek email, maka buat judul emailnya sendiri sesuai kreativitas Anda. Bisa dengan menuliskan nama Anda dan posisi pekerjaan yang Anda lamar. Perhatikan beberapa contoh subjek lamaran kerja berikut ini:

  • Lamaran Kerja – Antonio Rinaldi (Web Programmer)
  • Surat Lamaran Kerja Marketing – Alisa Vidya Wati
  • Aplikasi Lamaran Kerja Nilam Sari – Customer Service

6. Buat Cover Letter yang Menarik di Body Email

Jika sudah mengisi subjek email yang tepat, jangan langsung melampirkan file dan mengirimkannya. Buatlah cover letter atau kalimat pembuka pada body email terlebih dahulu. Selain tampak lebih sopan, hal ini juga berguna untuk menunjukkan alasan mengapa HRD layak merekrut Anda.

Isinya sebenarnya hampir mirip dengan surat lamaran kerja, namun lebih ringkas. Di dalamnya memuat salam, perkenalan diri Anda beserta keahlian dan pengalaman yang Anda miliki. Lalu akhiri dengan mengucapkan terima kasih dan salam penutup.

Jika Anda seorang fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja, lebih baik cantumkan pengalaman magang atau aktivitas di organisasi yang relevan. Berikut contoh body email yang baik pada surat lamaran kerja.

Yth. HRD PT Intan Mulia

di Tempat,

Dalam email ini, perkenalkan saya bernama Devita Anggraheni, bermaksud mengirim surat lamaran kerja sebagai Customer Service di PT Intan Mulia.

Saya merupakan lulusan S1 Ilmu Komunikasi, Universitas Brawijaya Malang. Saya berpengalaman magang kerja sebagai staf Customer Service di sebuah perusahaan swasta selama 3 bulan. Saya juga aktif sebagai koordinator Hubungan Masyarakat di organisasi BEM Universitas Brawijaya.

Sebagai bahan pertimbangan Bapak/ Ibu, saya kirimkan Curriculum Vitae beserta berkas pendukung lainnya melalui file terlampir.

Besar harapan saya untuk bisa bekerja di PT Intan Mulia. Atas perhatian Bapak/ Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

Hormat Kami,

Devita Anggraheni

Baca juga: 4 Rekomendasi Bot Chat Telegram Terbaik

7. Lampirkan File Lamaran Kerja

Setelah membuat cover letter di body email, maka sekarang tinggal melampirkan file lamaran kerja yang telah Anda siapkan tadi. Ingat, cukup kirimkan semua berkas dalam satu file PDF. Jangan memisahkannya dalam beberapa file berbeda, kecuali diminta.

Jika sudah, cek kembali email tersebut. Apakah penulisan nama penerima, subjek, dan body email sudah benar semua atau belum. Pastikan tidak ada salah ketik sedikit pun. Cek juga apakah Anda telah mengirim file lamaran kerja yang tepat. Mulai dari CV hingga berkas pendukung lainnya. 

8. Kirim di Waktu yang Tepat

Masuk ke cara melamar pekerjaan lewat email yang terakhir. Jangan remehkan juga kapan pengiriman surat lamaran kerja yang baik. Sebaiknya kirim lamaran kerja pada hari dan jam kerja aktif. Umumnya, perusahaan aktif setiap Senin-Jum’at mulai pukul 08.00-17.00.

Jadi, kirimkan email pada hari dan jam-jam tersebut. Hindari mengirim email lamaran kerja pada saat akhir pekan atau libur nasional. Hindari pula mengirim aplikasi lamaran kerja ketika tengah malam atau dini hari.

Contoh lamaran kerja via email yang baik dikirim sekitar pukul 08.00-10.00 pagi. Sehingga peluang HRD membaca email Anda lebih besar. Jika mengirimnya di hari libur, bisa jadi email Anda akan terpendam dan tak akan terbaca.

Ikuti 8 cara melamar pekerjaan lewat email yang baik dan benar di atas agar peluang Anda diterima semakin besar. Jika bingung membuat subjek atau cover letter pada email lamaran kerja, Anda bisa langsung mencontek contoh di atas. Semoga Anda berhasil mendapatkan pekerjaan impian!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.