Set Top Box VS Parabola, Apa Bedanya?

Set Top Box VS Parabola

STB atau Set Up Box merupakan perangkat untuk konversi sinyal digital menjadi gambar dan suara di TV sedangkan receiver parabola ialah mengirimkan saluran atau channel sesuai paket yang dipilih pengguna untuk ditonton di TV. Jadi, Set Top Box vs Parabola memiliki perbedaan dan kelebihannya tersendiri.

Jika Anda masih bingung, Anda bisa menemukan perbedaan keduanya di bawah ini 

Perbedaan Set Top Box VS Parabola

Dari namanya saja, set top box dan parabola merupakan dua hal yang berbeda. Di bawah ini merupakan perbedaan set top box dan parabola yang perlu Anda ketahui.

Baca juga: Daftar Frekuensi TV Digital di Semua Satelit

1. Teknologi Receiver

Set Top Box VS Parabola

Perbedaan pertama dari set top box dan parabola bisa dilihat dari sistem teknologinya. Di mana receiver parabola menggunakan sistem teknologi basis DVB S2 atau Digital Video Broadcasting Satellite 2. 

Sedangkan Set Top Box menggunakan teknologi yang berbasis DVB T atau Digital Video Broadcasting Terrestrial.

2. Channel TV

Set Top Box VS Parabola

Selanjutnya perbedaan yang menonjol dan bisa Anda temukan yakni terkait Chanel TV. Bagi pengguna receiver parabola bisanya memiliki kesempatan untuk mendapatkan siaran TV secara internasional. Jadi, Anda bisa menemukan ragam chanel TV luar negeri. Sehingga, Anda tidak merasa bosan dengan channel yang itu-itu saja.

Baca juga: Frekuensi Nex Parabola C Band dan Ku Band Telkom 4

Sedangkan bagi pengguna STB atau Set Top Box TV, Anda hanya akan mendapatkan siaran TV Nasional saja, yakni siaran TV dalam negeri.

3. Penggunaan Antena

Set Top Box VS Parabola

Secara fisiknya, Anda bisa melihat dengan jelas perbedaan STB dan parabola dari segi antenanya. Dimana Set Top Box—STB TV menggunakan antena transmisi siaran. Selain itu, port kabel pada STB menggunakan Coaxial Male dan Female dengan posisi yang berdampingan.

Sedangkan, receiver parabola untuk menerima siaran Anda bisa menggunakan parabola dan port kabel antena  parabola menggunakan antena yang bermodel ulir.

4. Fungsi 

Melihat dari segi fungsinya, keduanya pun memiliki fungsi yang berbeda. Di mana receiver parabola berfungsi dalam mengolah sinyal digital dan diterima oleh antena parabola yang berasal dari satelit tertentu.

Sedangkan Set Top Box Digital memiliki fungsi dalam mengolah sinyal digital dan diterima oleh antena  TV digital yang berasal dari BTS—Base Transmitter Station Terrestrial terdekat.

Lebih sederhananya, Set Top Box lebih mengarah pada pengubahan sinyal analog ke digital dan ditransmisikan ke TV.

Baca juga: Frekuensi MNCTV di Semua Satelit dan Telkom 4

5. Harga Jual-Beli dan Biaya Bulanan

Terakhir  hal yang paling  membedakan keduanya ialah harga jual-beli dan biaya bulanannya.

Terkait harga beli, perangkat STB memiliki harga dengan kisaran di angka 200 ribu hingga 400 ribu tergantung pada merek dari perangkat STBnya.

Sedangkan perangkat  receiver  parabola memiliki nilai harga yang berkisar pada angka 300 ribu hingga 850 ribu sesuai dengan mereknya.

Terkait biaya bulanan, biasanya receiver parabola dikatakan gratis dan pengguna pun bebas memilih paket siaran berbayar. Hal ini berbeda dengan perangkat STB-Set Top Box yang mengharuskan pengguna membayar biaya bulanan selama menggunakannya.

Dengan kelima poin perbedaan, Set Top Box atau STB dan receiver parabola merupakan dua hal yang sangat berbeda, beda fungsi dan beda teknologi.

Di mana STB menggunakan internet dan receiver parabola tidak menggunakan internet.

Dari penjabaran terkait perbedaan antara Set Top Box dan receiver parabola, kini Anda sendiri bisa menyimpulkan mana yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan Anda dari keduanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.